MERAK, CILEGON – Ratusan masyarakat menggelar istighosah dan doa bersama di halaman Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar batin memohon keselamatan, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT, pasca musibah terbakarnya KMP Batumandi beberapa waktu lalu.
Aksi doa bersama ini merupakan inisiatif murni masyarakat sekitar Pelabuhan Merak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada jajaran manajemen serta seluruh pegawai ASDP.
Tokoh masyarakat Pulomerak, Alfayan, mengatakan kegiatan ini lahir dari rasa empati dan solidaritas warga terhadap ASDP yang selama ini menjadi nadi kehidupan masyarakat pesisir.
“ASDP ini habis kena musibah, kami harus memberikan dukungan. Saya sebagai tokoh masyarakat Pulomerak bersama warga mendoakan supaya ASDP lancar, jaya dan keberadaannya semakin bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Alfayan.
Ia menegaskan kegiatan tersebut digelar secara sukarela tanpa embel-embel dan tanpa dibiayai pihak manapun.
“Kami masyarakat tidak dibiayai oleh siapa pun. Ini murni sukarela mendoakan khusus untuk keselamatan ASDP dan masyarakat,” tuturnya.
Alfayan menambahkan, keberadaan ASDP memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi warga. Sedikitnya 900 pekerja outsourcing di Pelabuhan Merak menggantungkan hidupnya di sana.
“ASDP ini banyak memberi makan masyarakat Pulomerak. Pekerja outsourcing di Pelabuhan Merak saja kurang lebih 900 orang, belum lagi tambah istri dan anak-anaknya. Artinya, banyak masyarakat sekitar Merak yang menggantungkan hidupnya dengan ASDP ini. Makanya kami harus jaga dengan baik,” pungkasnya

Sementara itu, salah satu ustad sekaligus tokoh pemuda Islam di Kecamatan Pulomerak, Ustad Samroni, menyampaikan bahwa istighosah ini adalah ikhtiar spiritual yang harus diiringi dengan ikhtiar lahiriah.
Menurutnya, musibah yang menimpa KMP Batumandi harus menjadi momentum muhasabah bersama, baik bagi operator penyeberangan maupun masyarakat pengguna jasa.
“Musibah ini adalah ujian dari Allah SWT. Selain ikhtiar secara teknis dan manajemen, kita sebagai umat beriman wajib berikhtiar secara batiniah melalui istighosah dan doa. Kita memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan bagi seluruh pelayaran, keselamatan bagi para pekerja, dan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Ustad Samroni.
Ia juga mengajak seluruh pemuda Islam di Pulomerak untuk terus menjaga kondusifitas Pelabuhan Merak sebagai pintu gerbang utama Indonesia.
“Kita doakan ASDP Merak tetap menjadi pelabuhan yang aman, selamat, dan membawa maslahat besar bagi umat. Inilah wujud cinta kita kepada ASDP dan kepada kampung kita Pulomerak,” tutupnya.
Pantauan di lokasi, kegiatan istighosah berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Warga, alim ulama, tokoh pemuda, dan karyawan ASDP duduk bersama melantunkan zikir, tahlil, dan doa tolak bala agar operasional penyeberangan Merak-Bakauheni senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Red
















