Cilegon – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang terbakar di alur masuk Pelabuhan Merak telah tenggelam. Bangkai kapal tenggelam usai petugas melakukan pemadaman.
Tenggelamnya kapal terkonfirmasi dari pengumuman peringatan keamanan yang disiarkan oleh petugas Vessel Traffic Service (VTS) Merak. Laporan peringatan tersebut disiarkan untuk seluruh kapal penumpang yang berada di Selat Sunda.
Dalam sebuah rekaman video yang diterima, petugas VTS Merak mengabarkan bahwa KMP Batumandi tenggelam di alur masuk penyeberangan Merak.

“Security, security, security, semua kapal, semua kapal, semua kapal, di sini Merak VTS, Merak VTS, Merak VTS. Peringatan navigasi, informasi kepada semua kapal penumpang untuk KMP Batumandi sudah tenggelam pada posisi 05°56,732’S 105°59,376’T di alur masuk kapal penyeberangan Merak,” kata petugas Merak VTS, Rabu (21/10/2026).
Kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut sebelumnya terbakar pada Selasa (20/10/2026) sore sekitar pukul 16.15 WIB saat bermanuver menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak dari Bakauheni. Api diduga berasal dari dek atas kendaraan kecil di bagian buritan.
Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Berdasarkan data manifest, kapal mengangkut 420 penumpang dan 40 kru serta 89 unit kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski 16 orang sempat mendapat perawatan medis akibat sesak dan syok.
Proses pemadaman berlangsung hingga malam hari dengan mengerahkan belasan kapal tugboat dan kapal patroli gabungan. Api baru dinyatakan padam total pada pukul 21.02 WIB.
Dengan tenggelamnya KMP Batumandi, VTS Merak mengeluarkan peringatan navigasi kepada seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda untuk berhati-hati karena bangkai kapal berada tepat di alur masuk penyeberangan Merak.
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan KNKT dan pihak kepolisian.
Red
















