CILEGON , INFO PELABUHAN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyerahkan 750 unit life jacket dan menghadirkan shuttle bus listrik di kawasan Pelabuhan Merak, Senin (23/2). Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat standar keselamatan sekaligus mendorong transformasi layanan berbasis ramah lingkungan.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap proses bisnis dan operasional perusahaan.

“Bagi kami, keselamatan bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai dasar yang menjiwai setiap layanan. Partisipasi dalam program pembagian life jacket ini adalah komitmen nyata untuk memperkuat budaya keselamatan, khususnya di wilayah kerja Pelabuhan Merak dan sekitarnya,” ujar Heru.
Penyerahan 750 unit life jacket dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai dukungan terhadap penguatan keselamatan pelayaran di lintasan Merak–Bakauheni. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya standar keamanan dan menciptakan layanan penyeberangan yang lebih andal.
Pada kesempatan yang sama, ASDP berkolaborasi dengan PT Jasaraharja Putera menghadirkan shuttle bus listrik di area pelabuhan. Armada ramah lingkungan ini dirancang untuk mendukung mobilitas penumpang dan petugas, terutama menjelang periode Angkutan Lebaran yang diproyeksikan mengalami lonjakan.

Menurut Heru, pengoperasian shuttle bus listrik tersebut akan mempermudah akses di dalam kawasan pelabuhan, khususnya bagi lansia, ibu dan anak, serta masyarakat berkebutuhan khusus.
“Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan menuju konsep Green Port serta penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran manajemen ASDP, perwakilan regulator, mitra strategis, serta unsur pemerintah daerah. Melalui berbagai inisiatif tersebut, ASDP menegaskan perannya sebagai operator penyeberangan nasional yang tidak hanya fokus pada konektivitas, tetapi juga keselamatan dan keberlanjutan layanan. (DD/Red)














