Bakauheni – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen menegangkan saat sebuah mobil pick-up bermuatan tinggi diduga nyaris terjatuh ketika hendak masuk ke kapal di Dermaga VII Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Selasa 17/02/26)

Dalam rekaman tersebut, kendaraan bak terbuka berwarna gelap terlihat membawa muatan yang ditumpuk melebihi tinggi kabin dan ditutup terpal biru. Saat proses muat berlangsung, mobil berada di ujung rampa samping kapal dengan posisi miring. Bagian depan kendaraan sudah mengarah ke dek kapal, sementara roda belakang masih berada di atas struktur besi berwarna kuning.
Dalam beberapa detik, kendaraan tampak seperti menggantung akibat sudut kemiringan rampa dan perbedaan elevasi antara dermaga dan dek kapal.
Peristiwa itu diduga terjadi saat kendaraan hendak memasuki kapal KMP Portlink III, armada milik ASDP Indonesia Ferry yang melayani lintasan penyeberangan Bakauheni–Merak.
Diduga Terkait Sudut Rampa dan Distribusi Beban, Struktur besi kuning yang terlihat dalam video diduga merupakan bagian dari sistem Ramp Door atau Side Ramp (rampa samping) kapal jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro). Rampa ini berfungsi sebagai penghubung kendaraan dari dermaga menuju dek kapal.
Secara teknis, rampa digerakkan menggunakan sistem hidrolik yang diperkuat kabel baja (wire rope) serta alat penarik (winch). Pada kondisi tertentu, sudut rampa bisa menjadi cukup curam, terutama ketika terjadi perbedaan ketinggian akibat pasang surut atau posisi kapal saat sandar.
Selain faktor kemiringan, muatan kendaraan yang tampak tinggi dan berat di bagian belakang diduga memengaruhi titik gravitasi kendaraan. Distribusi beban yang tidak merata berpotensi membuat bagian depan mobil terangkat atau bagian belakang kehilangan traksi saat melintasi bidang miring.
Perlu Evaluasi SOP Kendaraan Bermuatan Tinggi? Dalam operasional penyeberangan, kendaraan yang akan masuk kapal umumnya diarahkan oleh petugas lapangan untuk menjaga jarak, kecepatan, dan antrean. Namun, kendaraan dengan muatan tinggi atau berat berlebih memerlukan perhatian khusus karena memiliki risiko ketidakseimbangan saat melintasi rampa.
Momentum peningkatan mobilitas di lintasan Bakauheni–Merak juga menjadi faktor penting. Dermaga eksekutif dikenal melayani arus kendaraan dalam jumlah besar, terutama kendaraan logistik dan pick-up pengangkut barang.
Insiden yang terekam dalam video ini memunculkan pertanyaan mengenai,
Pengaturan batas tinggi dan berat muatan kendaraan, Standar kemiringan maksimal rampa saat proses muat.
Pengawasan teknis terhadap kendaraan dengan distribusi beban tidak merata.
Hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi dari pihak operator maupun otoritas pelabuhan terkait kronologi dan kondisi akhir kendaraan tersebut. Namun, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat serta evaluasi prosedur keselamatan dalam proses muat kendaraan di kapal penyeberangan.
Red














