• Latest
  • Trending

Ironi Ikan Busuk dari Kepala: Firli Tersangka, 93 Pegawai KPK Terlibat Pungli

January 13, 2024
Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

June 1, 2026
Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

May 28, 2026
PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

May 27, 2026
PT Pelayaran Suryatimur Line Group dan PT Alhadii Lampung Berjaya Gelar Penyembelihan 3 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H

PT Pelayaran Suryatimur Line Group dan PT Alhadii Lampung Berjaya Gelar Penyembelihan 3 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H

May 27, 2026
ASDP Mulai Sterilisasi Akses Masuk Pelabuhan Merak Lewat One Gate System

ASDP Mulai Sterilisasi Akses Masuk Pelabuhan Merak Lewat One Gate System

May 25, 2026
Budaya K3 Diterapkan, Perbaikan Betonisasi Dermaga Eksekutif Merak Berjalan Lancar

Budaya K3 Diterapkan, Perbaikan Betonisasi Dermaga Eksekutif Merak Berjalan Lancar

May 24, 2026
PT Surya Timur Line Group Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim di KMP Nitya

PT Surya Timur Line Group Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim di KMP Nitya

May 23, 2026
PT Pelayaran Surya Timur Grup Cabang Merak Bersama PT Pelayaran Alhadi Lampung Berjaya Gelar Santunan Anak Yatim

PT Pelayaran Surya Timur Grup Cabang Merak Bersama PT Pelayaran Alhadi Lampung Berjaya Gelar Santunan Anak Yatim

May 21, 2026
Demi Kenyamanan Pengguna Jasa, ASDP Rapikan Jalan Dekat Dermaga 6 Merak

Demi Kenyamanan Pengguna Jasa, ASDP Rapikan Jalan Dekat Dermaga 6 Merak

May 21, 2026
Long Weekend, Arus Penyeberangan di Pelabuhan Merak Terpantau Lancar

Long Weekend, Arus Penyeberangan di Pelabuhan Merak Terpantau Lancar

May 17, 2026
Operasi Gabungan Pengawasan Lalu Lintas Hewan Digelar di Pelabuhan Merak Jelang Idul Adha

Operasi Gabungan Pengawasan Lalu Lintas Hewan Digelar di Pelabuhan Merak Jelang Idul Adha

May 14, 2026
ASDP Jaga Layanan Prima Hadapi Lonjakan Long Weekend Hari Buruh

ASDP Jaga Layanan Prima Hadapi Lonjakan Long Weekend Hari Buruh

May 4, 2026
Retail
Wednesday, June 3, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Info Pelabuhan
No Result
View All Result

Ironi Ikan Busuk dari Kepala: Firli Tersangka, 93 Pegawai KPK Terlibat Pungli

by admin
January 13, 2024
in Kelautan & Perikanan
0

IP – Pepatah ‘ikan busuk dari kepala’ dinilai terjadi di KPK. Setelah Firli Bahuri dinyatakan bersalah melanggar etik berat dan dijatuhi sanksi diminta untuk berhenti, kini perlahan bekas anak buahnya juga terjerat hal yang sama. 

Terungkap ada 93 pegawai rumah tahanan KPK yang diduga melanggar etik. Mereka diduga terlibat dalam pungutan liar yang nilainya fantastis, mencapai miliaran rupiah.

YOU MAY ALSO LIKE

Arus Balik Lebaran 2026 di Merak Meningkat, Penumpang Tembus 59 Ribu Orang

PT Pelayaran Surya Timur Line Cabang Merak Gelar Aksi Berbagi 1.000 Takjil di Bulan Ramadan

“Kejadian ini menunjukkan bahwa benar teori ikan busuk dari kepala,” kata eks penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap kepada wartawan, Jumat (12/1).

“Setelah sebelumnya ketua KPK 2019-2023 Firli Bahuri juga terbukti melanggar etik berat dan menjadi tersangka kasus korupsi terkait kementerian pertanian, kini 93 pegawainya diseret ke sidang etik juga. Tentu ironis sekali apa yang terjadi di tubuh KPK ini,” sambungnya.

Menurut Yudi, jumlah orang yang diduga terlibat dalam pungli ini sangat banyak. Mereka ‘komplotan’ yang merusak integritas, sistem, dan kebersihan KPK dari korupsi.

“Perbuatan sebagian di antara mereka terlibat pungli dengan menerima uang dari tahanan tentu juga mengganggu penindakan yang dilakukan oleh KPK dalam menangani kasus korupsi,” ungkap Yudi.

Eks Ketua Wadah KPK itu menduga ada klaster-klaster perbuatan dari 93 pegawai rutan tersebut. Mulai dari yang ringan sampai yang berat. Dewas KPK diminta untuk jernih dalam memilahnya. 

“Pecat semua yang menjadi otak dalam kasus pungli ini. Kemudian pidanakan juga yang terlibat aktif dalam pungli tersebut mulai dari aktor intelektualnya, yang membantu, turut serta serta ikut menikmati uang pungli secara sadar tanpa paksaan,” ucapnya.

Yudi menilai, pungli merupakan bentuk suap dan gratifikasi yang seharusnya diberantas oleh pegawai KPK, bukan terlibat di dalamnya. KPK dinilai harus zero tollerance terhadap perbuatan macam ini.

Adapun dalam dugaan pelanggaran etik ini, diduga lebih dari Rp 4 miliar yang dipungli dalam kurun waktu 2020-2023. Dari 93 pegawai rutan yang terlibat, lebih dari 50 orang di antaranya diduga menerima uang.

Tak berhenti sampai di situ, kini ada dua pimpinan KPK yang juga harus berhadapan dengan Dewas KPK atas laporan dugaan pelanggaran etik. Keduanya adalah Alexander Marwata dan Nurul Ghufron.

“Kini juga masih bergulir pemeriksaan dewas terkait dua pimpinan KPK yang dilaporkan diduga melanggar etik yaitu Alexander Marwata dan Nurul Ghufron,” kata Yudi.

Kasus dua pimpinan KPK ini diduga terkait penggunaan pengaruh dalam kasus di Kementan. Kasus ini menjerat eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai tersangka, juga beberapa pejabat Kementan. 

Alex sudah buka suara. Dia menyatakan tak ambil pusing atas laporan tersebut. “Komentar saya: Saya enggak peduli. Kan saya yang lebih tahu. Jadi ngapain pusing-pusing mikirin laporan yang enggak jelas,” kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (12/1).

Begitu juga Nurul Ghufron yang tak banyak berkomentar dan memilih menghormati proses di Dewas KPK.

“Kami hormati laporannya dan kami akan taat sesuai ketentuan dalam proses di Dewas. Saya belum tahu laporannya tentang apa, jadi nanti saja kalau saya sudah diperiksa,” kata Ghufron dalam keterangan terpisah.

Di sisi lain, menurut Yudi, saat ini juga masih ada kasus-kasus etik lain yang tengah diusut oleh Dewas KPK. Misalnya seperti dugaan korupsi terkait perjalanan dinas fiktif yang dilakukan oleh pegawai KPK, yang kini masih bergulir. 

Menurut Yudi ini merupakan momentum KPK untuk bersih bersih dari segala tindakan pegawai maupun pimpinannya yang bukan saja melanggar etik tetapi juga melakukan perbuatan pidana.

“Sehingga bisa bersih-bersih dan memperbaiki sistem antikorupsi di tubuhnya (KPK) sendiri,” pungkasnya.

ShareSend

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

June 1, 2026
Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

May 28, 2026
PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

May 27, 2026
Info Pelabuhan

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.