• Latest
  • Trending

Kebijakan SKB Disebut Bikin Kapal Ferry “Rugi Jalan”, Gapasdap Minta Evaluasi.

March 10, 2026
DIDUGA MOBIL BERMUATAN ROKOK ILEGAL MELINTAS DI DERMAGA EKSEKUTIF PELABUHAN MERAK

DIDUGA MOBIL BERMUATAN ROKOK ILEGAL MELINTAS DI DERMAGA EKSEKUTIF PELABUHAN MERAK

September 11, 2026
KSOP Kelas I Banten Dampingi Fire Drill dan Abandon Ship KMP Erine dan Rhisel Milik PT. STL Grup Cabang Merak

KSOP Kelas I Banten Dampingi Fire Drill dan Abandon Ship KMP Erine dan Rhisel Milik PT. STL Grup Cabang Merak

September 7, 2026
Celah Pengawasan ODOL dan Muatan Berbahaya di Pelabuhan Merak Masih Terbuka

Celah Pengawasan ODOL dan Muatan Berbahaya di Pelabuhan Merak Masih Terbuka

September 6, 2026
UPP Labuhan Lombok Hentikan Sementara SPB 4 Kapal PT Atosim Lampung Pelayaran di Lintas Kayangan – Pototano

UPP Labuhan Lombok Hentikan Sementara SPB 4 Kapal PT Atosim Lampung Pelayaran di Lintas Kayangan – Pototano

September 4, 2026
Bendera Merah Putih Nongkrong di Besi Portal Keluar Masuk Kendaraan Perumahan Mess Bea Cukai Merak, Warga: Tidak Hormati Lambang Negara

Bendera Merah Putih Nongkrong di Besi Portal Keluar Masuk Kendaraan Perumahan Mess Bea Cukai Merak, Warga: Tidak Hormati Lambang Negara

September 1, 2026
Truk Bermuatan Batu Bara dan Minyak Berbaur dengan Penumpang, Pengawasan Dipertanyakan

Truk Bermuatan Batu Bara dan Minyak Berbaur dengan Penumpang, Pengawasan Dipertanyakan

August 30, 2026
Wakil Wali Kota Hadiri HUT Pramuka ke-65, Visualisasi GEGALANG Madrasah Pukau Ribuan Peserta di Cilegon

Wakil Wali Kota Hadiri HUT Pramuka ke-65, Visualisasi GEGALANG Madrasah Pukau Ribuan Peserta di Cilegon

August 28, 2026
Kemenhub Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Perkuat Keselamatan Pelayaran

Kemenhub Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Perkuat Keselamatan Pelayaran

August 28, 2026
Kemenhub Tambah 25 Auditor ISPS Code, Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan Diperkuat

Kemenhub Tambah 25 Auditor ISPS Code, Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan Diperkuat

August 28, 2026
Dari Tanjung Priok ke Pontianak, Kemenhut Buru Jaringan Perdagangan Sisik Trenggiling

Dari Tanjung Priok ke Pontianak, Kemenhut Buru Jaringan Perdagangan Sisik Trenggiling

August 28, 2026
Sterilisasi Pelabuhan Resmi Diterapkan, ASDP Perkuat Keselamatan dan Ketertiban Kawasan Pelabuhan

Sterilisasi Pelabuhan Resmi Diterapkan, ASDP Perkuat Keselamatan dan Ketertiban Kawasan Pelabuhan

August 28, 2026
Dugaan Perjodohan Perempuan Muda Cilegon dengan WNA Cina Dijanjikan Uang hingga Rp500 Juta

Dugaan Perjodohan Perempuan Muda Cilegon dengan WNA Cina Dijanjikan Uang hingga Rp500 Juta

August 27, 2026
Retail
Monday, September 14, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Info Pelabuhan
No Result
View All Result

Kebijakan SKB Disebut Bikin Kapal Ferry “Rugi Jalan”, Gapasdap Minta Evaluasi.

by admin
March 10, 2026
in Transportasi
0

BANTEN, Info Pelabuhan – Pengusaha kapal penyeberangan yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) menyoroti sejumlah persoalan yang muncul selama kebijakan pengaturan arus mudik Lebaran melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi.

Meski mendukung upaya pemerintah menjaga kelancaran dan keselamatan transportasi, para operator kapal mengaku menghadapi tantangan berat di lapangan.

YOU MAY ALSO LIKE

KSOP Kelas I Banten Dampingi Fire Drill dan Abandon Ship KMP Erine dan Rhisel Milik PT. STL Grup Cabang Merak

Celah Pengawasan ODOL dan Muatan Berbahaya di Pelabuhan Merak Masih Terbuka

Ketua Umum Gapasdap Khoiri Soetomo mengungkapkan, pada lintasan penyeberangan utama seperti Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, jumlah kapal sebenarnya sudah lebih dari cukup.

Namun persoalan utama justru berada pada keterbatasan kapasitas dermaga, sehingga banyak kapal tidak dapat beroperasi secara optimal.

“Pada kondisi tertentu kapal tiba di pelabuhan tujuan hanya bongkar kendaraan, lalu kembali berangkat tanpa muatan,” ujar Khoiri dalam keterangannya yang dikutip dari Ocean Week.

Kondisi ini dikenal dengan pola operasi TBB (Tiba–Bongkar–Berangkat). Dalam skema tersebut kapal tetap harus berlayar dengan biaya operasional penuh, tetapi tanpa pendapatan dari muatan balik.

“Artinya operator tetap menanggung biaya besar demi menjaga kelancaran Angkutan Lebaran,” katanya.

Ironisnya, ketika pelabuhan utama relatif lengang, pelabuhan penunjang seperti Pelabuhan Bandar Bakau Jaya dan Pelabuhan Ciwandan justru dipadati antrean kendaraan barang yang mengular.

Selain persoalan operasional, Gapasdap juga menyoroti kebijakan ekonomi di sektor penyeberangan yang dinilai belum memberikan fleksibilitas seperti moda transportasi lain.

Menurut Khoiri, sektor penerbangan, kereta api, hingga angkutan darat diperbolehkan menerapkan tarif dinamis hingga batas atas pada periode puncak perjalanan. Sementara di sektor penyeberangan kebijakan tersebut belum diterapkan.

“Padahal tarif dinamis bisa membantu mendistribusikan arus kendaraan agar tidak menumpuk pada waktu dan pelabuhan tertentu,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Banten Alawi Mahmud menilai penggunaan Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan penyeberangan saat mudik Lebaran 2026 juga berdampak pada kegiatan industri.

Menurutnya, selama masa Lebaran aktivitas kargo di pelabuhan tersebut dihentikan sehingga pengiriman bahan baku dan barang ekspor menjadi tertunda.

“Industri membutuhkan bahan baku dan pengiriman barang. Ketika pelabuhan digunakan untuk mudik, otomatis pengapalan barang tertunda dan pengusaha dirugikan,” kata Alawi.

Ia menilai pemerintah seharusnya dapat mengoptimalkan operasional di Pelabuhan Merak tanpa harus membuka pelabuhan penunjang lainnya.

Hal senada disampaikan Ketua Gapasdap Merak Togar Napitupulu. Menurut dia, jika pengaturan dilakukan dengan tegas dan optimal, Pelabuhan Merak sebenarnya mampu menampung aktivitas penyeberangan saat mudik.

“Merak memiliki tujuh dermaga. Kalau diatur dengan baik, sebenarnya cukup tanpa harus membuka pelabuhan lain,” ujarnya.

Gapasdap berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan operasional dan ekonomi di sektor penyeberangan agar sistem transportasi saat Angkutan Lebaran ke depan dapat berjalan lebih efisien, adil, dan berkelanjutan. (***)

Tags: Angkutan Lebaran 2026ASDPGapasdapKementerian perhubunganKSOP BantenMerak BakauheniPolda Banten
ShareSend

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

DIDUGA MOBIL BERMUATAN ROKOK ILEGAL MELINTAS DI DERMAGA EKSEKUTIF PELABUHAN MERAK

DIDUGA MOBIL BERMUATAN ROKOK ILEGAL MELINTAS DI DERMAGA EKSEKUTIF PELABUHAN MERAK

September 11, 2026
KSOP Kelas I Banten Dampingi Fire Drill dan Abandon Ship KMP Erine dan Rhisel Milik PT. STL Grup Cabang Merak

KSOP Kelas I Banten Dampingi Fire Drill dan Abandon Ship KMP Erine dan Rhisel Milik PT. STL Grup Cabang Merak

September 7, 2026
Celah Pengawasan ODOL dan Muatan Berbahaya di Pelabuhan Merak Masih Terbuka

Celah Pengawasan ODOL dan Muatan Berbahaya di Pelabuhan Merak Masih Terbuka

September 6, 2026
Info Pelabuhan

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.