SERANG – Aktivitas blasting atau peledakan di kawasan pertambangan PT Gama Bojonegara Jaya, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, dikeluhkan warga sekitar. Dentuman keras yang terdengar pada Jumat (21/8/2026) membuat masyarakat khawatir terhadap keselamatan dan dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan.

Warga mempertanyakan pelaksanaan peledakan, terutama karena kawasan pertambangan disebut berada tidak jauh dari permukiman. Mereka meminta pemerintah memastikan kegiatan tersebut dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan ketentuan yang berlaku.
Salah seorang warga, Ali, mengatakan suara ledakan terdengar cukup keras dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Selain persoalan aktivitas peledakan, warga juga menyoroti dampak lingkungan akibat kegiatan pertambangan. Kami berharap perusahaan tidak hanya menjalankan kegiatan operasional, tetapi juga memperhatikan kondisi masyarakat yang terdampak aktivitas tambang,” kata Ali.
Keluhan warga tidak hanya berkaitan dengan blasting. Mereka juga mempertanyakan manfaat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) perusahaan. Menurut warga, realisasi program tersebut dinilai belum sebanding dengan dampak yang mereka rasakan dari aktivitas pertambangan.
Warga berharap persoalan batas wilayah atau zona operasional tidak menjadi alasan untuk mengabaikan masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak.
Karena itu, warga meminta pemerintah daerah, instansi teknis, serta aparat penegak hukum (APH) turun langsung melakukan peninjauan. Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan kegiatan pertambangan, termasuk blasting, memenuhi aspek keselamatan, lingkungan, dan ketentuan perizinan.
Ali juga meminta adanya pengawasan terhadap pelaksanaan peledakan. Jika ditemukan pelanggaran, ia berharap pemerintah tidak ragu mengambil tindakan sesuai ketentuan.
“Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, kami berharap pemerintah dapat mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Masyarakat berharap aktivitas pertambangan tetap dapat berjalan, namun tidak mengesampingkan keselamatan warga dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Gama Bojonegara Jaya maupun instansi pemerintah dan APH terkait belum memberikan tanggapan mengenai keluhan warga tersebut.
Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi terkait pelaksanaan blasting, standar keselamatan peledakan, potensi dampak lingkungan, serta realisasi program CSR perusahaan. *
















