• Latest
  • Trending
Cuaca Buruk Menghantui, Saatnya Lashing Jadi Budaya Wajib di Penyeberangan Gerbang Sumatra

Cuaca Buruk Menghantui, Saatnya Lashing Jadi Budaya Wajib di Penyeberangan Gerbang Sumatra

November 25, 2025
UCAPAN TURUT BERDUKA CITA  KELUARGA BESAR PT. PELAYARAN SURYA TIMUR LINE GRUP Cabang Merak 

UCAPAN TURUT BERDUKA CITA KELUARGA BESAR PT. PELAYARAN SURYA TIMUR LINE GRUP Cabang Merak 

June 12, 2026
ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

June 12, 2026
Kolam Renang Rooftop IFPRO Mall Sosoro Disorot, Pengunjung Pertanyakan Aspek Keselamatan

Kolam Renang Rooftop IFPRO Mall Sosoro Disorot, Pengunjung Pertanyakan Aspek Keselamatan

June 10, 2026
GAPASDAP Dukung Sterilisasi Pelabuhan Merak–Bakauheni untuk Perkuat Keselamatan dan Kualitas Layanan Penyeberangan

GAPASDAP Dukung Sterilisasi Pelabuhan Merak–Bakauheni untuk Perkuat Keselamatan dan Kualitas Layanan Penyeberangan

June 3, 2026
Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

June 1, 2026
Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

Sebanyak 14 Perusahaan Pelayaran di Pelabuhan Merak Berpartisipasi dalam Kegiatan Kurban Idul Adha 1447 H

May 28, 2026
PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

PT Raputra Jaya Bersama PT Pelayaran Sekawan Maju Sejahtera Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Babakanturi

May 27, 2026
PT Pelayaran Suryatimur Line Group dan PT Alhadii Lampung Berjaya Gelar Penyembelihan 3 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H

PT Pelayaran Suryatimur Line Group dan PT Alhadii Lampung Berjaya Gelar Penyembelihan 3 Ekor Sapi Kurban pada Iduladha 1447 H

May 27, 2026
ASDP Mulai Sterilisasi Akses Masuk Pelabuhan Merak Lewat One Gate System

ASDP Mulai Sterilisasi Akses Masuk Pelabuhan Merak Lewat One Gate System

May 25, 2026
Budaya K3 Diterapkan, Perbaikan Betonisasi Dermaga Eksekutif Merak Berjalan Lancar

Budaya K3 Diterapkan, Perbaikan Betonisasi Dermaga Eksekutif Merak Berjalan Lancar

May 24, 2026
PT Surya Timur Line Group Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim di KMP Nitya

PT Surya Timur Line Group Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim di KMP Nitya

May 23, 2026
PT Pelayaran Surya Timur Grup Cabang Merak Bersama PT Pelayaran Alhadi Lampung Berjaya Gelar Santunan Anak Yatim

PT Pelayaran Surya Timur Grup Cabang Merak Bersama PT Pelayaran Alhadi Lampung Berjaya Gelar Santunan Anak Yatim

May 21, 2026
Retail
Saturday, June 13, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Info Pelabuhan
No Result
View All Result

Cuaca Buruk Menghantui, Saatnya Lashing Jadi Budaya Wajib di Penyeberangan Gerbang Sumatra

by admin
November 25, 2025
in Kelautan & Perikanan
0
Cuaca Buruk Menghantui, Saatnya Lashing Jadi Budaya Wajib di Penyeberangan Gerbang Sumatra

Merak – Info Pelabuhan.Site | Cuaca buruk kembali menghantui perairan Selat Sunda dalam beberapa pekan terakhir. Gelombang tinggi, angin kencang, hingga perubahan cuaca yang datang tiba-tiba membuat jalur penyeberangan Merak–Bakauheni berada dalam kondisi yang membutuhkan kewaspadaan ekstra. Namun di tengah dinamika cuaca ekstrem ini, ada satu aspek keselamatan yang justru paling sering diabaikan: kewajiban pemasangan lashing pada kendaraan di kapal RoRo.

YOU MAY ALSO LIKE

Kolam Renang Rooftop IFPRO Mall Sosoro Disorot, Pengunjung Pertanyakan Aspek Keselamatan

GAPASDAP Dukung Sterilisasi Pelabuhan Merak–Bakauheni untuk Perkuat Keselamatan dan Kualitas Layanan Penyeberangan

Di saat laut mulai tidak bersahabat, lashing bukan sekadar prosedur teknis. Ia adalah tameng utama yang menjaga stabilitas kapal dan memastikan seluruh muatan tetap berada pada tempatnya. Dalam kondisi rolling atau hentakan gelombang, kendaraan yang tidak diikat dengan baik dapat bergeser hanya beberapa sentimeter — tetapi pergeseran sekecil itu sudah cukup untuk mengganggu keseimbangan kapal. Inilah mengapa lashing harus menjadi budaya wajib, bukan sekadar rutinitas yang dilakukan “jika ada waktu”.

Gerbang Sumatra saat ini menghadapi beban ganda: tingginya arus kendaraan dan meningkatnya ancaman cuaca ekstrem, terutama saat musim angin barat. Peringatan dini BMKG harus dijadikan alarm serius bahwa keselamatan tidak boleh dinegosiasikan. Lashing bukan bonus, tetapi keharusan mutlak.

Namun fakta di lapangan berbicara lain. Praktik pemasangan lashing sering kali tidak merata. Ada kendaraan yang diikat dengan benar, namun tak sedikit pula yang dibiarkan tanpa pengamanan hanya karena alasan:

proses bongkar-muat dikejar waktu,tekanan operasional dan kelalaian petugas,atau sekadar anggapan bahwa cuaca “sepertinya aman”.

Padahal, cuaca buruk tidak memberi jeda untuk kelalaian. Dalam hitungan menit, kendaraan bertonase besar dapat terdorong, menabrak sekat, menyeret kendaraan lain, bahkan mengacaukan titik berat kapal. Ini bukan sekadar kerusakan barang — tetapi potensi kecelakaan kapal yang bisa merugikan banyak nyawa.

Operator kapal, awak dek, dan petugas Syahbandar memiliki peran besar dalam rantai keselamatan ini. Tidak ada toleransi untuk kendaraan yang tidak di-lashing sebelum kapal bertolak. Pengawasan harus tegas, sosialisasi kepada pengguna jasa harus jelas, dan disiplin dalam menjalankan SOP harus menjadi standar, bukan pengecualian.

Salah satu sumber yang enggan di sebut kan namanya mengatakan ” ya kalo di dalam kapal saya liat tidak ada kendaraan di lashing , dan posisi jarak parkir kendaraan malah dempet banget, kadang ada kendaraan yang parkir tidak sesuai dengan jalur garis line kuning di dalam kapal ” ujar nya.

Regulasi sebenarnya sudah jelas. Peraturan Menteri Perhubungan mengatur kewajiban pemasangan lashing, prosedurnya, serta tanggung jawab pihak kapal dan pengemudi. Bila terjadi pelanggaran, perusahaan pelayaran dan nakhoda dapat dikenai sanksi administratif hingga pembatasan operasi. Pengemudi yang menolak lashing juga dapat ditindak karena membahayakan keselamatan pelayaran. Aturan ini bukan sekadar formalitas, tetapi dirancang untuk memastikan bahwa setiap perjalanan laut berlangsung aman, stabil, dan terukur.

Kapal-kapal reguler di Gerbang Sumatra adalah nadi logistik dan mobilitas masyarakat. Di tengah cuaca yang semakin ekstrem akibat perubahan iklim, kita tidak bisa lagi bersandar pada harapan “semoga aman”. Keselamatan harus dijamin melalui tindakan nyata.

Dan langkah paling sederhana namun paling krusial adalah ini:ikat kendaraan dengan benar, patuhi lashing, dan jadikan keselamatan sebagai budaya — bukan formalitas. (DD/Red)

ShareSend

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

No Result
View All Result

Recent News

UCAPAN TURUT BERDUKA CITA  KELUARGA BESAR PT. PELAYARAN SURYA TIMUR LINE GRUP Cabang Merak 

UCAPAN TURUT BERDUKA CITA KELUARGA BESAR PT. PELAYARAN SURYA TIMUR LINE GRUP Cabang Merak 

June 12, 2026
ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

ASDP Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Fokus pada Pemulihan dan Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2

June 12, 2026
Kolam Renang Rooftop IFPRO Mall Sosoro Disorot, Pengunjung Pertanyakan Aspek Keselamatan

Kolam Renang Rooftop IFPRO Mall Sosoro Disorot, Pengunjung Pertanyakan Aspek Keselamatan

June 10, 2026
Info Pelabuhan

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Kelautan & Perikanan
  • Pelabuhan
  • Transportasi
  • Umum
  • Kelautan
  • Ekonomi

© 2026 Info Pelabuhan - Website by D-IT Development.