BATULICIN – Info Pelabuhan.Site — Upaya memastikan keselamatan pelayaran pada masa Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terus ditingkatkan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali melakukan rangkaian uji petik kelaiklautan kapal penumpang, kali ini di Pelabuhan Penyeberangan Batulicin, Kalimantan Selatan, pada 20–21 November 2025.
Kegiatan uji petik dipimpin langsung oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, bersama tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta KSOP Kelas II Kotabaru–Batulicin. Sebanyak empat kapal penumpang menjadi sasaran pemeriksaan, yakni KMP Trunojoyo, KMP Kerapu, KMP Lemuru, dan KMP Gutila, yang melayani rute-rute strategis di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya.

Samsuddin mengatakan, uji petik dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional kapal yang akan mengangkut masyarakat selama periode libur akhir tahun. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen kapal, kondisi fisik kapal, hingga ketersediaan dan fungsi peralatan keselamatan sesuai standar.
“Uji kelaiklautan kapal penumpang ini dilakukan sebagai persiapan Angkutan Nataru 2025/2026 untuk memastikan kapal-kapal penumpang aman dan nyaman bagi para pengguna transportasi laut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, secara umum kapal-kapal penumpang di Pelabuhan Batulicin dinyatakan dalam kondisi baik dan laiklaut. Meski demikian, tim menemukan sejumlah kekurangan minor yang harus segera dipenuhi oleh operator.
Tim uji petik memberikan rekomendasi perbaikan dan menetapkan batas waktu untuk pemenuhan catatan. “Jika tidak dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, kapal tersebut akan dilarang beroperasi selama masa angkutan Nataru,” tegas Samsuddin. **/DD.














