MERAK, BANTEN – Penataan kawasan Pelabuhan ASDP Merak terus dilakukan sebagai bagian dari implementasi sterilisasi pelabuhan penyeberangan.
Langkah ini diarahkan untuk menciptakan kawasan pelabuhan yang semakin aman, tertib, nyaman, dan memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jasa.
General Manager ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara, menegaskan penataan tersebut tetap memperhatikan keberadaan mitra dagang resmi yang selama ini beraktivitas di kawasan pelabuhan.
“ASDP memahami, bahwa kawasan pelabuhan juga menjadi ruang aktivitas ekonomi bagi sejumlah mitra dagang resmi, termasuk pedagang asongan,” ujar Umar, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, para mitra dagang resmi yang telah terdata dan berada di bawah naungan yayasan telah dikoordinasikan terkait identitas, atribut, serta lokasi aktivitas perdagangan sesuai zonasi yang telah ditetapkan.
“Dengan adanya penataan ini, aktivitas perdagangan tetap dapat berlangsung secara tertib, sekaligus memberikan kepastian mengenai siapa saja yang dapat beraktivitas dan di area mana kegiatan tersebut diperbolehkan,” terangnya.
Terkait informasi adanya sejumlah pembayaran yang dibebankan kepada mitra dagang, Umar meluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.
“Pembayaran tersebut, tidak seluruhnya merupakan penerimaan atau pungutan ASDP. Terdapat sejumlah kebutuhan dan kewajiban mitra yang pengelolaannya dilakukan melalui yayasan yang menaungi para pedagang sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerimaan ASDP dari mitra dagang hanya berupa pas masuk sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara kebutuhan atau pembayaran lainnya dikelola oleh yayasan.
“Bagi ASDP, sterilisasi bukan semata-mata tentang membatasi aktivitas, tetapi tentang menata agar setiap aktivitas dapat berlangsung dengan lebih aman, tertib, dan memiliki kepastian,” tuturnya.
Umar menambahkan, ASDP terus membuka ruang koordinasi bersama yayasan, mitra dagang, serta pemangku kepentingan lainnya agar proses penataan berjalan bertahap, transparan, dan kondusif.
“Pelabuhan yang tertib, bukan hanya menciptakan perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga menghadirkan ruang yang lebih baik bagi seluruh pihak yang beraktivitas di dalamnya,” tutupnya.
RED
















